Kopolimer Blok PP P838C (Lapisan Laminasi) -Thailand

Kopolimer Blok PP P838C (Lapisan Laminasi) -Thailand

Asal
: Thailand
Nomor CAS
: 9003-07-0
Kode HS
: 390210
Info Dasar
Bentuk Fisik
: Padat
Konsentrasi
: Pure substance
Penampilan/Warna
: White to off-white solid
Status Prekursor Obat
: Non-precursor
Bagikan produk ini :
Tertarik dengan produk ini?

Untuk informasi lebih detail termasuk harga, kustomisasi, dan pengiriman:

Dokumen Teknis
Unduh MSDS

Ikhtisar Singkat
Kopolimer blok polypropylene adalah jenis polimer yang dibuat dengan menghubungkan blok polypropylene dan satu atau lebih monomer lainnya melalui proses yang disebut kopolimerisasi. Penambahan blok monomer lainnya mengubah sifat kopolimer yang dihasilkan, seperti titik leleh, kekakuan, dan ketahanan benturan. Kopolimer blok polypropylene dikenal karena ketahanan termal dan kimianya yang sangat baik, ketangguhan yang baik, dan fleksibilitas. Bahan-bahan ini banyak digunakan dalam berbagai aplikasi seperti pengemasan, komponen otomotif, barang konsumsi, dan perangkat medis karena sifat dan keserbagunaannya yang sangat baik. Selain itu, mereka juga dianggap ramah lingkungan karena daya daur ulang yang tinggi dan kebutuhan energi yang rendah untuk produksi.
Proses Manufaktur
Proses pembuatan kopolimer blok polypropylene (PPBC) melibatkan kopolimerisasi propilena dengan monomer lain, seperti etilen, menggunakan katalis khusus dan kondisi proses. Proses ini umumnya melibatkan langkah-langkah berikut:
Polimerisasi monomer pertama: Propilena dipolimerisasi menggunakan katalis Ziegler-Natta, biasanya kombinasi senyawa logam transisi dan ko-katalis organoaluminium. Langkah ini dilakukan di bawah kondisi suhu dan tekanan tertentu untuk menghasilkan blok polypropylene dengan berat molekul tinggi.

Kopolimerisasi dengan monomer kedua: Etilen atau komonomer lain ditambahkan ke campuran reaksi bersama dengan sistem katalis. Komonomer bereaksi dengan blok polypropylene dan membentuk blok baru dengan komposisi yang berbeda.

Polimerisasi monomer kedua: Setelah kopolimer blok pertama terbentuk, komonomer lebih lanjut ditambahkan ke campuran reaksi, dan polimerisasi terus membentuk kopolimer blok baru.

Akhir polimerisasi: Polimerisasi diakhiri dengan menambahkan zat penghenti atau dengan mengurangi suhu dan tekanan.

Pemisahan dan penyelesaian: Kopolimer blok yang dihasilkan kemudian dipisahkan dari katalis dan produk sampingan lainnya menggunakan berbagai metode seperti filtrasi, pencucian, dan pengeringan. Produk jadi kemudian dibuat pelet dan dikemas untuk digunakan.