PP Homopolimer P303S (Thermoforming) - Thailand

PP Homopolimer P303S (Thermoforming) - Thailand

Asal
: Thailand
Nomor CAS
: 9003-07-0
Kode HS
: 390210
Info Dasar
Bentuk Fisik
: Padat
Konsentrasi
: Pure substance
Penampilan/Warna
: White to off-white solid
Status Prekursor Obat
: Non-precursor
Bagikan produk ini :
Tertarik dengan produk ini?

Untuk informasi lebih detail termasuk harga, kustomisasi, dan pengiriman:

Dokumen Teknis

Ikhtisar Singkat

Propilena adalah satu-satunya monomer yang digunakan untuk membuat homopolimer polypropylene, yang menunjukkan kristalinitas dan struktur isotaktik yang menonjol — susunan rantai molekul yang teratur dan teratur. Hal ini menghasilkan bahan yang sangat kuat, memiliki ketahanan kimia yang luar biasa, dan unggul dalam isolasi listrik. Karena titik lelehnya yang tinggi, homopolimer polypropylene banyak digunakan dalam proses manufaktur seperti ekstrusi dan cetakan injeksi untuk menghasilkan pipa, lembaran, dan kemasan. Ini adalah pilihan populer di banyak industri, termasuk produk konsumen, konstruksi, dan otomotif, karena kualitas mekanik dan termal yang luar biasa.
Proses Manufaktur

Monomer propilena dipolimerisasi pada tekanan dan suhu tertentu untuk menghasilkan homopolimer polypropylene. Tahapan berikut sering dimasukkan dalam proses:
Polimerisasi Propilena: Selama proses polimerisasi propilena, katalis Ziegler-Natta hadir. Katalis ini biasanya terdiri dari ko-katalis organoaluminium dan senyawa logam transisi. Katalis ini memulai proses yang menghasilkan homopolimer polypropylene dengan berat molekul tinggi.

Pendinginan dan Pendinginan: Setelah proses polimerisasi selesai, polimer didinginkan dengan menggunakan zat pendingin, seperti gas atau air, untuk menghentikan reaksi dan mengurangi suhu polimer.

Polimerisasi Solid-State: Polimer dipanaskan untuk meningkatkan karakteristik mekaniknya dan menghilangkan residu monomer yang tidak bereaksi selama proses polimerisasi solid-state. Pada titik ini, polimer dapat dipanaskan dalam lingkungan inert atau di bawah vakum untuk menghilangkan kotoran dan meningkatkan kualitas produk akhir.

Peletisasi: Menggunakan mesin pelet, polimer yang dihasilkan dipotong menjadi pelet kecil untuk penanganan dan transportasi yang lebih baik.

Faktor proses termasuk jenis katalis, suhu, dan tekanan dapat diubah untuk mengubah sifat homopolimer polypropylene yang dihasilkan. Antioksidan, alat bantu pengolahan, dan stabilisator juga dapat meningkatkan kinerja material.